Belajar Hadits Melalui Cinta
BELAJAR HADITS MELALUI CINTA Kali pertama kau tanya apa dalilnya aku mencintaimu Kali kedua kau tanyakan lagi apakah rayuan mautku itu shahih, hasan atau dha’if Kali ketiga kau mulai telusuri track recordku: aku menjadi objek jarh wa ta’dil Aku tak tahan lagi. Kau pertanyakan ke-tsiqah-anku hanya karena aku lupa tanggal ulang tahun mu Aku mengelak: aku hanya sekedar menjaga muru’ah sebagai syarat rawi bersikap adil Tapi katamu itu bukti ada ‘illat (cela) dalam caraku mencintaimu Ku ajak keluarga &kawan kawanku utk meyakinkan dirimu aku serius. Tapi katamu jumlah mereka belum mutawatir Aku coba dekati Ayahmu agar sanad hati dan pikiran kami bersambung dan marfu’ Katamu Ayahmu tak bersedia menemuiku, maka jadilah sanadku mursal – terputus Tak puas kau kritik sanad cintaku, kini mulai kau pertanyakan matan cintaku Katamu kenapa aku bilang “aku cinta padamu”, apakah ada cinta yg lain? Kau ingin redaksiku: “kepadamu aku cinta” agar cuma kamu yg ku...