Puisi tentang rasa yang terpendam

KUINTIP RASAKU LEWAT LEMBAR MUSHAF DAN KUTUNTUN RASAKU LEWAT SHOLAWAT.





Sebenarnya sudah lama
Aku diam-diam memperhatikannya
Memperhatikan segala aktifitas sosial media yang dia punya

Dulu sebelum ku mengenalnya
Ku merasa dia tidaklah begitu istimewa
Dia sama seperti halnya orang lain yang ada diluar sana

Namun, seiring waktu berjalan setiap harinya
Ku merasakan ada rasa yang datang dengan sendirinya
Rasa itu muncul tanpa bisa ku bendung kedatangannya
Ia, aku benar-benar mengagumi dirinya

Dari setiap postingan dia yang aku baca
Sedikit demi sedikit hati ini mulai terbuka
Bahwa setiap yang dia tulis membuat keimananku semakin bertambah setiap harinya

Lama-kelamaan aku pun mulai mencintainya
Meski hanya bisa mengagumi dari jauh adanya
Ku rasa itu sudah cukup dan membuatku bahagia tiada terkira

Ingin rasanya ku ungkapkan rasa cinta ini kepadanya
Namun, apalah daya
Menyapanya pun aku tak bisa
Apalagi bertatap muka

Bukan
Bukan karena aku tak mau melakukannya
Hanya saja aku lebih berusaha menjaga hati ini agar tetap suci sebelum akad itu tiba

Dan sebenarnya jika kau mampu membuka mata
Menolehlah ke belakang untuk sebentar saja
Bahwa ada aku yang tulus mencintaimu tanpa kau duga
Apakah kau bisa merasakannya

Jika aku diminta jujur untuk berbicara
Bahwa kau begitu sempurna
Mungkin saat ini banyak orang yang tengah mengagumi juga
Dan aku hanyalah segelintir orang yang berusaha utk mendapatkan hatimu sepenuhnya

Namun aku pun sadar diri
Bahwa untuk saat ini
Kau belum sepenuhnya aku miliki
Yang saat ini aku miliki hanyalah namamu yang selalu aku langitkan diantara pintaku kepada sang illahi Rabbi

Meskipun hanya namamu yg dapat aku miliki
Bukan raga apalagi hati yang kau punyai
Siapapun orang yang nantinya akan bersanding bersamamu di ikatan janji suci
Do'a ku selalu yg terbaik utk masa depanmu dan juga kebahagiaanmu
Meskipun nantinya bukan diriku yang menjadi akhir dari kisah penantianmu

Jika kau bisa bahagia bersamanya
Aku pun harus bisa bahagia melihatmu bersanding dengannya
Meskipun ada rasa sedikit kecewa yang mendera di dalam dada

Dan siapapun nanti akhir dari kisah penantianmu ini
Semoga diriku adalah jawaban dari doa-doa mu yg selama ini kau panjatkan tiada henti

Semoga
Semoga sang illahi meridhoi dan mengaamiini

Komentar